Drs.Eko Sutantyo, M.Pd

Ketua MKKS Subrayon 01 Wonogiri.

Rahayu Widayanti, S,Si,M.Pd

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Subrayon 01 Wonogiri

Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri

Ketua Tim Kreatif Konten Pendidikan SMP Bersama Pengurus MKKS Sub Rayon 01 Wonogiri.

Diskusi Program Tim Kreatif Konten Pendidikan Sub Rayon 01 Wonogiri

Aksi Nyata Memajukan Pendidikan di Kabupaten Wonogiri.

KREASI

Bergerak Bersama Pasti Bisa Untuk Wonogiri Sukses

Tim Kreasi01wonogiri

Bergerak Bersama Untuk Pendidikan Hebat

Bidang 1

Pengembangan Konten dan Inovasi Pembelajaran

Bidang 2

Publikasi dan Festival

Bidang 3

Seni Budaya

PASTI BISA

PASTI BISA

Rabu, 30 September 2020

MGMP PPKN SR 01 WONOGIRI GELAR VICON “PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN”

 


Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan upaya untuk meningkatkan kompetensi yang dilakukan guru sesuai kebutuhan, bertahap dan berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan profesionalitasnya. PKB ini merupakan tuntutan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 tahun 2009.

Mengacu hal tersebut maka MGMP PPKn Subrayon 01 Wonogiri mengadakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Pengembangan Diri dengan melaksanakan Kegiatan Kolektif Guru. Kegiatan MGMP PPKn dilaksanakan secara online menggunakan aplikasi Microsoft Teams pada hari Rabu, tanggal 30 September 2020,mulai pukul 09.00 dengan narasumber  Sriyanto, S.Pd,M.Pd. dari SMP Negeri 1 Wonogiri, moderator Sulistyorini, S.Pd,M.Pd dari SMP Negeri 1 Wonogiri, host Sugeng Riyanto, S.Pd,M.Pd dari MTs Negeri 2 Wonogiri serta diikuti 31 anggota bapak/ibu guru Mapel PPKn yang tergabung dalam MGMP PPKn Subrayon 01 Wonogiri. Vicon ini disambut dengan antusias dari semua anggota MGMP PPKn SR 01 Wonogiri. Hal ini dibuktikan keaktifan peserta mengikuti dari awal sampai berakhirnya acara.


 Sriyanto, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber memaparkan tentang  Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dapat dilaksanakan melalui kegiatan Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah dan Karya Inovatif.

Pengembangan Diri adalah upaya untuk meningkatkan profesionalisme diri agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan atau kebijakan diknas serta perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau seni. Kegiatan tersebut dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) fungsional atau melalui kegiatan kolektif guru. Setiap paket kegiatan paling sedikit memerlukan 3 kali pertemuan,beliau juga menjelaskan tentang Publikasi Ilmiah. Tulisan Ilmah harus dipublikasikan pada media massa yaitu koran, majalah ataupun media online yang memiliki alamat website resmi. Dipaparkan juga tentang karya inovatif adalah membuat/ memodifikasi alat pelajaran dapat berupa poster/ gambar, alat permainan, model benda, video/ animasi pembelajaran ataupun alat bantu pembelajaran lainnya.Selain itu publikasi juga dapat berbentuk diktat.

Di akhir Vicon Sriyanto, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa  bukti fisik tentang laporan tertulis yang dilengkapi dengan gambar/foto ataupun alat peraga (apabila alat peraga memungkinkan untuk dikirim) merupakan hal akhir yang paling penting dilaksanakan dari kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan.

Dengan adanya kegiatan ini, Sriyanto, S.Pd., M.Pd. selaku narasumber memiliki harapan kepada semua guru anggota MGMP Subrayon 01 Wonogiri agar termotivasi mengikuti kegiatan pengembangan diri dan membuat publikasi ilmiah.


Senin, 28 September 2020

SMP N 1 SELOGIRI MAJU FLS2N 2020 TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH


Tahun 2020 ini keempat kalinya SMPN 1 Selogiri mengikuti FLS2N.Tentu saja hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi SMPN 1 Selogiri karena dapat kembali mewakili Kabupaten Wonogiri dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2020 tingkat provinsi Jawa Tengah dalam dibidang Kreativitas Musik Tradisional dengan jumlah peserta sebanyak 5 orang siswi.

Pelatih sekaligus guru seni karawitan SMPN 1 Selogiri, Bapak Joko Purwanto, S.Sn. MM  menyampaikan bahwa dalam lomba tingkat Provinsi Jawa Tengah,sudah tiga (3) tahun berturut-turut masuk sepuluh (10) besar penyaji terbaik.Tahun ini penyajian lomba berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dimana tahun sebelumnya penyajian secara langsung dan bertempat di Semarang. Sedangkan tahun ini dilaksanakan secara daring karena adanya Covid-19.



Dalam FLS2N kali ini mengambil tema tentang Kethek Ogleng. Kethek Ogleng merupakan salah satu bentuk kesenian rakyat yang masih berkembang dalam bentuk yang beragam di Kabupaten Wongiri Jawa Tengah.

Kethek Ogleng menceritakan seekor kera jelmaan Raden Gunung Sari dalam cerita Panji dalam upaya mencari sekartaji yang menghilang dari istana.Untuk mengelabuhi penduduk agar bebas keluar masuk desa dan hutan, maka Raden Gunungsari menjelma menjadi seekor kera yang lincah dan lucu.

Iringannya menggunakan instrumen gamelan jawa, alat perkusi tradisional dan penggarapan vokal yang tetap menghadirkan nuansa kerakyatan.


“WEBSITE MANAGEMENT” SATU LANGKAH MENGHIDUPKAN WEBSITE TIM KREATIF SUB RAYON 01

Tim Kreatif Sub Rayon 01 kembali menggelar vicon dengan judul Website Management. Kegiatan ini dilaksanakan Hari Sabtu, tanggal 26 September 2020 jam 10.30 sampai dengan 12.30 WIB. Kegiatan ini dimotori oleh bidang Pengembangan Konten dan Inovasi Pembelajaran Tim Kreatif Sub Rayon 01. Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkenalkan website Tim Kreatif  Sub Rayon 01, memperkenalkan bagian-bagian pada website tim kreatif, memperkenalkan alat-alat yang ada dalam website untuk publishing, tutorial publish berita di website, pembagian tugas pengeditan konten dan publishing.

Dengan dihadiri seluruh anggota Tim, kegiatan ini disampaikan oleh Pudi Sri Maryatmo, S.Pd sebagai nara sumber dari SMP Negeri 1 Ngadirojo serta Ningtyas Kusumastuti, S.Pd sebagai Host dari SMP negeri 4 Wonogiri. Kegiatan ini merupakan awal bagi Tim Kreatif Sub Rayon 01 untuk mengembangkan sayapnya, mempublikasikan potensi yang dimiliki. Keunggulan serta keinovasian yang telah dilakukan sekolah maupun guru di Sub rayon 01 akan ditampilkan dalam website yang diberi nama KREASI 01 Wonogiri. Dengan mengusung slogan kreatif, responsif, atraktif dan berprestasi website ini siap menampilkan  the best performance of Sub Rayon 01 di semua bidang pendidikan.

Salah satu hal penting yang harus digaris bawahi dalam kegiatan ini adalah pentingnya manajemen websiteWebsite yang barus adalah yang  ada isinya, serta secara berkala selalu diisi dan di-refresh dengan konten-konten yang update. Sebagus apapun website-nya, tetapi tidak ada isinya akan menjadikan nilai buruk bagi website tersebut. Oleh karenanya ditekankan oleh nara sumber, mejaga keberlanjutan isi konten website adalah penting. Itulah mengapa seluruh tim harus memahami dan bisa cara mem-publish konten ke-website. Dengan kegiatan ini diharapkan keberlanjutan dan kelangsungan hidup 

KKO ESPERODI WONOGIRI MENJUARAI FESTIVAL SEPAKBOLA HAORNAS DI LAPANGAN MANANG, GROGOL, SUKOHARJO

 

Pada tahun pelajaran 2020/2021 ini, SMP Negeri 2 Nguntoronadi membuka Kelas Khusus Olah Raga Sepakbola yang launching perdananya tanggal 27 Juni 2020. Dalam gebrakan pertamanya KKO Esperodi Wonogiri dalam rangka memenuhi undangan Festival Sepakbola dalam rangka Piala HAORNAS di lapangan Manang, Grogol, Sukoharjo berhasil menjadi Juara 1. Festival yang dilaksanakan hari Minggu, 20 September 2020 diikuti 4 tim yaitu SSB Persema Manang Sukoharjo ( Tuan Rumah ), KKO Esperodi Wonogiri, SSB Putra Gawok Sukoharjo dan SSB As Syifa Klaten.

Dalam pertandingan yang digelar dengan sistem ½ kompetisi dengan urutan 1 dan 2 difinalkan. KKO Esperodi – Putra Gawok skor 0 – 1, KKO Esperodi – As Syifa skor 3 – 0, KKO Esperodi – Persema skor 2 – 0. Dari perhitungan selisih gol, dalam final melawan Persema Manang, KKO Esperodi dengan pelatih Bp. Lilik Agung Santosa, S.Pd ( guru Penjasorkes ) unggul 2-0. Juara 2 dari Persema Manang dan juara 3 dari Putra Gawok Sukoharjo. Dari Panitia Festival akan dibuat sebuah event tahunan dalam rangka HAORNAS dan digelar setiap tahun.

Microsoft Office 365: Solusi KBM di SMP IT Al Huda Wonogiri Masa Pandemi

Kondisi mewabahnya Covid-19 tidak menghentikan semangat siswa SMP IT Al Huda Wonogiri untuk tetap belajar. Sejak ditetapkannya kegiatan belajar mengajar dari rumah selama masa pandemi, SMP IT Al Huda Wonogiri mengemas Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berbasis teknologi dengan memanfaatkan Microsoft Office 365 untuk guru dan siswa. Hal ini merupakan salah satu upaya agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dan terpantau melalui sistem.

Sebelum masa pandemi, SMP IT Al Huda Wonogiri telah memiliki akun Microsoft Office 365 yang dimanfaatkan untuk pembelajaran kelas digital. Kelas digital ini terdiri dari dua kelas, satu kelas putra (7A) dan satu kelas putri (7C). Pengelolaan kelas digital dimulai pada tahun pelajaran 2019/2020. Terjadinya wabah covid-19 ini menuntut dan mengharuskan seluruh guru dan siswa SMP IT Al Huda Wonogiri untuk menguasai pembelajaran berbasis teknologi melalui Microsoft Office 365. Pelatihan-pelatihan tentang pengelolaan dan pengoperasian akun Microsoft Office 365 dilakukan untuk meningkatkan kemahiran dan mengasah keterampilan guru sebelum melakukan pembelajaran jarak jauh.

Seluruh siswa SMP IT Al Huda Wonogiri diberi akun Microsoft Office 365 untuk memudahkan siswa mengakses informasi dari sekolah, mengikuti pembelajaran jarak jauh, dan menerima tugas dan materi dari guru mata pelajaran. Setiap kelas sudah dibuat channel yang terhubung dengan guru mata pelajaran. Guru juga memiliki channel sendiri sebagai wadah mengunggah materi, memberikan tugas, latihan, dan membangun diskusi online dengan siswa. Pelaksanaan pembelajaran jarak jauh berjalan baik dan lancar.

Pada pertengahan semester ini, telah berlangsung Penilaian Tengah Semester (PTS) secara online melalui Microsoft Form. Penilaian Tengah Semester (PTS) secara online telah berlangsung sejak tanggal 21 September 2020 dan berakhir tanggal 26 September 2020. Kegiatan PTS online diikuti seluruh siswa mulai kelas 7, 8 dan kelas 9.

Platform Microsoft Office 365 yang mudah diakses siswa, baik melalui HP maupun laptop. Melalui platform ini diharapkan pembelajaran daring dapat berjalan secara maksimal sesuai dengan tujuan pembelajaran yang kita harapkan.

Keikutsertaan siswa dalam PTS online kelas 7 berjumlah 140 yang belum mengikuti 1 orang, jadi 99% mengikuti PTS online. Kelas 8 berjumlah 130 yang belum mengikuti 10 siswa, jadi 92 % mengikuti PTS online.  Kelas 9 berjumlah 115  yang belum mengikuti 4 siwa, jadi 98% mengikuti PTS online. Bagi siswa yang belum mengikuti PTS online  sekarang proses PTS susulan secara online  dan  dengan kertas bagi siswa yang terkendala sinyal atau gawai. ( Humas SMP IT Al Huda Wonogiri ) 

Gebyar HUT ke-75 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia SMP Negeri 6 Wonogiri

 

Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tentu tidak sekadar ingin berpesta pora. Peringatan HUT Kemerdekaan ini merupakan wujud sikap nasionalisme masyarakat Indonesia. Selain itu, untuk mengingatkan seluruh lapisan masyarakat bahwa kemerdekaan Indonesia diperoleh dari perjuangan para pahlawan yang rela bertaruh jiwa dan raga hingga titik darah penghabisan. Oleh karena itu, diharapkan terbentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter, generasi penerus yang bisa mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan positif.

Pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun 2020 ini, SMP Negeri 6 Wonogiri berpartisipatif aktif mengadakan kegiatan-kegiatan untuk mempertebal semangat nasionalisme dan patriotisme bagi seluruh warga sekolah meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19. Kegiatan dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Kegiatan tersebut di antaranya adalah upacara bendera secara virtual, yakni para siswa mengikuti kegiatan Upacara Bendera HUT ke-75 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia secara daring dari rumah masing-masing. Sementara, petugas dan peserta upacara di sekolah adalah bapak/ibu guru dan karyawan dengan menerapkan protokol kesehatan. Para siswa juga wajib mengisi presensi kehadiran saat mengikuti upacara secara daring, dengan mengisi link presensi yang telah disediakan oleh sekolah. Pelaksanaan upacara bisa diikuti seluruh siswa secara langsung lewat Channel Youtube SMP Negeri 6 Wonogiri. Selanjutnya, setelah melaksanakan upacara, para siswa diminta mengirimkan bukti rekaman video ataupun foto saat mengikuti upacara bendera dari rumah. Kiriman video ataupun foto dari anak-anak ternyata membuat para guru bangga dan terharu. Terlihat dari video atau foto yang mereka kirimkan, mereka sangat bersemangat, sungguh-sungguh, dan senang bisa mengikuti upacara bendera HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75.



Selain upacara bendera secara virtual, sekolah juga melaksanakan kegiatan “Lomba Desain Poster Digital Kreatif Siswa” bagi seluruh siswa dari kelas VII – IX.  Tema poster yang diberikan adalah “Nasionalisme di Masa Pandemi Covid-19”. Lomba ini dimaksudkan untuk memberikan kegiatan yang positif dan mengasah kreativitas. Ternyata Pembelajaran Jarak Jauh tidak mengurangi semangat para siswa untuk berkarya.


Sebagai penghargaan atas karya siswa, sekolah menyiapkan hadiah menarik dan piagam. Sebagai pemenang pada lomba ini adalah sebagai berikut : Juara 1, Rifai Nur Fauzhi dari kelas VIIB; Juara 2, Aji Nugroho dari kelas 8B; dan Juara 3 Muhammad Arzean Raihansyah dari kelas 7B; dan Juara Harapan 1, Pandu Rafa Setyo Nugroho dari kelas 7B.Penyerahan hadiah dan piagam kepada para pemenang lomba dilakukan oleh kepala SMP Negeri 6 Wonogiri, Bapak Drs. Triyono pada hari Sabtu, 31 Agustus 2020.

 “ JAYALAH BANGSAKU, JAYALAH NEGERIKU, INDONESIA MAJU “


Siswa SMP Negeri 2 Ngadirojo Jadi Juara Lomba Desain Poster

Ngadirojo- Di tengah masa pandemi  covid-19 yang masih melanda negeri ini, Gudep SMP Negeri 2 Ngadirojo,  selalu berusaha untuk  berkarya dengan mengikuti Lomba “Desain Poster Bertema  Peran Gerakan Pramuka  dalam Membantu  Penanggulangan Bencana Covid-19 dan Bela Negara” yang diselenggarakan sistem luring oleh Gerakan Pramuka Kwarran 11.12.03  Kecamatan  Ngadirojo, Wonogiri  (Selasa, 11 Agutus 2020). Lomba tersebut dalam rangka memeriahkan HUT ke-59 gerakan pramuka yang diikuti oleh anggota pramuka penggalang usia SD dan SMP . Dalam lomba Desain Poster tersebut, Gudep SMP Negeri 2 Ngadirojo  mengirimkan 2 siswa dari kelas VII, yaitu Adila Anggia dan Irene Bening Argyadota 


Jumat (14 Agustus 2020) bisa jadi merupakan hari yang cukup akan diingat oleh Irene Bening Argyadota dan Adila Anggia . Pasalnya, karya desain poster  mereka berdua baru saja keluar menjadi juara I dan juara 2. Hasil penjurian diumumkan pada puncak Peringatan HUT ke-59 Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Ngadirojo pada hari Jumat, 14 Agustus 2020 yang bertepatan dengan Webinar : Pramuka di tengah Pandemi yang diselenggarakan oleh Kwarran Ngadirojo dengan Narasumber Kepala Pusat Diklat Kwartir Daerah Jawa Tengah, Kak Mulyono atau yang biasa disapa dengan Kak Mung.


Saat ditanya tentang kesan dan pesan mereka, keduanya kompak menjawab senang dan ingin mengikuti acara serupa lagi. Menurut mereka, selain untuk mengasah bakat, mereka juga bisa mengisi waktu dengan  kegiatan yang bermanfaat, acara lomba seperti ini juga berhasil untuk menjadi motivasi tersendiri bagi anggota pramuka untuk selalu berperan aktif menanggulangi bencana Covid-19

“Ya, yang pasti senang banget bisa menang, nggak nyangka juga. Acaranya bagus banget buat anggota penggalang, semoga menjadi penyemangat dalam berkarya dan memacu yang lain untuk ikut berprestasi .” tutur  Irene.

LAUNCHING DIGITAL MEMORIES SISWA KELAS IX SMPN 3 NGADIROJO LULUSAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020

 

Pada hari sabtu, 27 September 2020 mulai pukul 07.00 WIB Para Alumnus SMP Negeri 3 Ngadirojo (Spenthree Ngadirojo) hadir di sekolah untuk menerima Ijasah serta Merchandise atau Kenang-Kenangan yang diberikan sekolah kepada Seluruh Alumni yang lulus pada tahun 2019/2020, penyerahan Ijasah dan Album Kenangan ini dilaksanakan secara luring dengan tetap menerapkan protokol covid-19.

Album kenangan yang dibagikan ini sebenarnya telah diproses sebelum adanya situasi Pandemi Covid-19 di Indonesia, akan tetapi karena proses yang dilakukan dalam menyiapkan, mendesain dan memproduksi Album Kenangan ini membutuhkan waktu yang cukup memakan waktu, pada akhirnya baru dapat dibagikan ketika masa pandemi corona di Negeri ini masih berlangsung. Tentunya kita sangat berharap agar pandemi yang melanda negeri ini segera cepat berakhir sehingga aktivitas kehidupan pada umumnya dan aktivitas pembelajaran disekolah pada khususnya berangsur-angsur normal kembali.

Karena situasi pandemi covid belum berakhir tentunya setelah para alumni menerima Ijasah dan merchandise ini dianjurkan untuk segera pulang dan menghindari kerumunan. 

Drs. Eko Sutantyo, M.Pd selaku Kepala SMP Negeri 3 Ngadirojo menyampaikan pesan kepada seluruh alumni  apabila suatu saat rindu akan suasana sekolah dikala masih SMP maka Kenang-kenangan ini diharapkan dapat menjadi obat untuk mengobati kerinduan akan masa – masa sekolah yang tentunya tidak akan dapat diulang kembali. Selanjutnya album kenangan ini dapat diakses melalui youtube channel  https://youtu.be/LZmFoggUrjw sewaktu-waktu.

SMPN 3 WONOGIRI LAKSANAKAN UPACARA HUT KEMERDEKAAN RI Ke-75 TAHUN 2020

 

Wonogiri – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMP Negeri 3 Wonogiri melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, Senin (17/8/2020). Upacara di mulai pukul 07.30 WIB di halaman sekolah. Peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2020  ini diselenggarakan dengan cara yang berbeda. Karenahanya Guru dan Karyawan yang menjadi peserta maupun petugas upacara tanpa melibatkan siswa. Hal ini dikarenakan masih status waspada Virus Corona  atau pandemi Covid-19 masih melanda, sehingga membuat segala aktivitas dan kegiatan di batasi.

Bertindak sebagai Pembina upacara Kepala, SMP Negeri 3 Wonogiri Nurtjahjo Prihatanto, S.Pd dan selaku pemimpin upacara oleh Dwi Susiawanto, S.Pd. yang kesehariannya bertugas sebagai guru Olahraga. Sedangkan petugas Pengibar Bendera Merah Putih adalah Rini Hernawati, S.Pd, Setyanimgsih Woro Kusdari,S.Pd, dan Rizka Santa Amalia, S.Pd. Selanjutnya petugas pembaca UUD 1945 adalah Aprilia Selvi, S.Pd., Dirijen Putranti Widi Astuti, S.Pd.,M.M., Pemimpin barisan oleh Clitus Dwi Atmoko, S.Pd dan Paulus Setyo, S.Sn, dan Suwardi, S.Pd sebagai Ajudan Pembina upacara yang  membawa teks Pancasila, dan teks Proklamasi. Sedangkan bertindak sebagai pengatur Upacara adalah Slamet Widodo,S.Pd.

Upacara yang diikuti oleh seluruh guru dan karyawan SMP Negeri 3 Wonogiri tersebut berlangsung tertib dan khidmat dengan susunana cara yang dibacakan oleh Etist Saptarini,S.Pd.,M.Pd dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Slamet Susilo, S.Ag.,M.PdI.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan dan bentuk jiwa nasionalis menjadi dasar SMP Negeri 3 Wonogiri dalam melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pelaksanaan upacara dilaksanakan dengan tertib memperhatikan dan mematuhi protocol kesehatan pencegahan Covid-19 yaitu penerapan jaga jarak, memakai masker, serta pelaksanaan upacara secara sederhana.

Kepala, SMP Negeri 3 Wonogiri,  Nurtjahjo Prihatanto, S.Pd dalam sambutannya memberikan apresiasi dan dengan rasa bangga menyampaikan terimakasih khususnya kepada semua petugas upacara, dan seluruh peserta upacara. Bapak Nurtjahjo Prihatanto, S.Pd berharap, dengan memperingati HUT ke-75 RI dapat meningkatkan jiwa patriotisme dan nasionalisme sehingga para Guru dan Karyawan lebih bersemangat untuk melaksanakan tugas sebagai pendidik generasi bangsa yang diharapkan dapat membuat bangsa dan Negara Indonesia  Berjaya.

Minggu, 27 September 2020

SMPN 1 WONOGIRI GELAR IHT PKB

 

In House Traning (IHT) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) kembali diselenggarakan oleh SMP Negeri 1 Wonogiri secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yaitu dengan mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, dan menggunakan masker. IHT PKB ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru guna mencapai standar kompetensi yang diterapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku. Kegiatan IHT ini mengangkat tema 1). Pembuatan Best Practice  2).Pembuatan Karya Ilmiah dan Karya Inovatif.

Kegiatan ini digelar Rabu (9/9/2020) sampai dengan Sabtu (12/9/2020) pukul 07.30 – 14.00 WIB. di Hall sekolah dengan pola In, On, In. Lebih dari 60 guru mengikuti kegiatan secara antusias. Terbukti, dari awal sampai akhir para guru  SMP Negeri 1 Wonogiri tetap mengikuti dan aktif dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Kepala SMP Negeri 1 Wonogiri, Sri Nuryati, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan tujuan diadakannya kegiatan. Menurutnya, kegiatan tersebut digelar dalam rangka kenaikan pangkat guru. Masih banyak guru SMPN 1 Wonogiri yang  berada di pangkat golongan III/a, III/b, dan III/c dalam masa kerja golongan lebih dari lima tahun. Ini  menjadi salah satu bukti bahwa masih banyak yang belum melaksanakan kegiatan PKB. Berdasarkan kenyataan tersebut, maka SMPN 1 Wonogiri bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri memandang perlu untuk menyelenggarakan IHT sebagai media guru-guru SMPN 1 Wonogiri dalam rangka memenuhi kebutuhan angka kreditnya “Kami harapkan semua guru bisa menyimak kemudian menerapkan ilmu yang diberikan oleh narasumber dalam mendukung kenaikan pangkat guru,’ demikian Kepala SMP Negeri 1 Wonogiri menambahkan.

Materi hari pertama yaitu Penyusunan Best Practice disampaikan oleh Koordinator Pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Wakimin, S.Pd., M.Pd. yang dipandu oleh Sutrisno, M.Pd. guru Bahasa Inggris SMPN 1 Wonogiri. Bapak Wakimin memaparkan bahwa Best Practice merupakan sebuah publikasi ilmiah yang memaparkan praktik terbaik dalam mengatasi  masalah pendidikan pada sekolah selama melaksanakan tugas. Beliau juga menjelaskan bagaimana membuat judul Best Practice, kerangka isi laporan Best Practice, apa saja yang perlu dituliskan dalam : latar belakang, rumusan masalah, kajian pustaka, pembahasan masalah, simpulan dan rekomendasi, daftar pustaka, serta dokumen apa saja yang perlu dilampirkan. Peserta IHT sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan narasumber, terbukti setelah beliau menyampaikan materi, para peserta sudah ada yang mengumpulkan judul. Ada 50 judul Best Practice yang dikumpulkan peserta.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri Dr. Dra. Yuli Bangun Nursanti, M.Pd. beliau menyampaikan paparan tentang peran strategis guru dalam mengoptimalkan pembelajaran abad 21. Beliau juga menekankan pentingnya guru untuk selalu meningkatkan kompetensinya dalam rangka kenaikan pangkat dan juga dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan khususnya di sekolah tempatnya mengajar. 

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kasi PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri, Retno Puspitorini, S.H.,M.Hum. Beliau mendorong dan memotivasi para peserta IHT agar selalu meng-upgrade kemampuannya sehingga layanan kepada peserta didik semakin maksimal terutama pada pembelajaran di masa pandemi Covid-19 ini. 

Materi IHT selanjutnya di hari kedua yaitu Pembuatan Karya Ilmiah dan Karya Inovatif disampaikan oleh Kepala SMPN 3 Slogohimo, Marseno Aji, M.Pd. Kegiatan di hari kedua ini dipandu oleh Sunarno, S.Pd. yang merupakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik. Dalam materinya, narasumber memaparkan tentang sistem pengembangan karir guru, komponen PKB guru yang terdapat pada Pasal  11 ayat c, Permenneg PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009, yang terdiri atas Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah, dan Karya Inovatif.

Seluruh peserta kegiatan diharapkan dapat menghasilkan produk kegiatan berupa Best Practice, Publikasi Ilmiah, dan Karya inovatif yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan Kenaikan Pangkat Periode Oktober 2020.

 


STUDY BANDING SMP N 7 WONOGIRI KE SEKOLAH ADIWIYATA SMP N 1 NGADIROJO

Wonogiri – Study Banding SMP Negeri  7 Wonogiri ke Sekolah Adiwiyata SMP N 1 Ngadirojo dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 26 September 2020 bertempat di SMP Negeri 1 Ngadirojo. Study Banding diikuti oleh Tim Adiwiyata SMP Negeri 7 Wonogiri beserta guru pendukung berjumlah 17 orang, yang dipimpin Oleh Ibu Riyatmi, S.Pd, M.Pd Selaku Kepala Sekolah.Kedatangan rombongan dari SMP Negeri 7 Wonogiri diterima oleh Kepala SMP N 1 Ngadirojo Bapak Hartanto, S.Pd, M.Pd beserta bapak dan ibu guru dan diterima di aula SMP Negeri 1 Ngadirojo. Dalam sambutannya Bapak Hartanto, S.Pd, M.Pd, menyampaikan ucapan terima kasih dan merasa senang bisa berbagi ilmu dan pengalaman kepada SMP N 7 Wonogiri. Beliau juga menyampaikan bahwa perlu adanya tim yang solid dan dukungan dari seluruh warga sekolah untuk bisa mewujudkan sekolah Adiwiyata. “Sekolah adiwiyata tidak hanya dilihat dari banyaknya tumbuhan di sekolah tetapi dilihat dari seluruh aspek yang ada disekolah dan semua harus terdokumentasi dengan baik” imbuh bapak Hartanto, S.Pd, M.Pd

Selanjutnya sebagai nara sumber yang kedua bapak Pudi Sri Maryatmo, S.Pd, M.Pd menyampaikan ada 7 hal  penting yang perlu disiapkan dalam menuju sekolah Adiwiyata yaitu : 1) Buat tim inti. 2) Buat Program (SEKAM).  3) Kesepakatan Program misalnya buat PIN, Lagu Mars. 4) Munculkan produk dan Program unggulan. 5) Perkuat Bukti fisik dan munculkan dalam Web. 6) Sosialisasikan ke  warga sekolah. 7) Susun dokumen penilaian sesuai indikator. “Apabila ke tujuh  hal diatas dapat dilaksanakan dengan baik pasti SMP N7 Wonogiri menjadi Sekolah Adiwiyata” imbuh bapak Pudi.

Acara ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan berupa buku majalah Adiwiyata dari Kepala SMP Negeri 1 Ngadirojo bapak Hartanto, S.Pd, M.Pd kepada Kepala SMP Negeri 7 Wonogiri Ibu Riyatmi, S.Pd, M.Pd. Sebelum meninggalkan lokasi, rombongan SMP Negeri 7 Wonogiri di beri kesempatan untuk melihat seluruh lingkungan SMP Negeri 1 Ngadiorojo untuk dapat digunakan sebagai tambahan referensi dalam mengelola sekolah Adiwiyata.


Jumat, 25 September 2020

SMPN 1 Ngadirojo Gelar Vicon Pengumuman Hasil Lomba HUT RI Ke-75

Pada hari sabtu 22 Agustus 2020 mulai pukul 09.00 WIB panitia HUT RI ke-75 SMP Negeri 1 Ngadirojo (ESPENSA) mengumumkan hasil lomba kreativitas peserta didik dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-75. Acara ini dilangsungkan dengan virtual conference dengan memanfaatkan aplikasi office 365 Teams. Kegiataan ini dipandu oleh host Sutarjo, S.Pd.,M.Pd dan moderator Retno Prawati, S.Pd serta Apri Indriyati, S.PdI. Selaku host Sutarjo, S.Pd.,M.Pd menyampikan bahwa acara ini dilakukan dengan vicon karena keadan pandemi covid-19 yang dialami sekarang ini. Acara ini diikuti oleh seluruh warga SMP Negeri 1 Ngadirojo, dengan menggunakan aplikasi Teams yang sudah terbiasa digunakan oleh peserta didik dalam pembelajaran jarak jauh. 

Acara dilanjutkan laporan ketua panitia oleh Sri Haryani, S.Sos. Beliau menyampikan bahwa peserta yang mengikuti lomba pada HUT RI ke-75 ini yang dibuka 5 hari mulai tanggal 13 - 17 agustus 2020 tersebut diikuti oleh  111 peserta didik dengan mengirimkan hasil karyanya, yang terdiri dari 2 kategori yaitu untuk kreativitas vidio puisi ada 23 dan poster ada 88 peserta didik. Dari 2 kategori panitia mengambil 3 terbaik yang akan mendapatkan apresiasi dari sekolah berupa trofi, piagam penghargaan dan hadiah menarik. Sebagai wujud apresiasi dari sekolah bahwa seluruh peserta yang mengirimkan hasil karya juga akan mendapatkan piagam penghargaan dari sekolah.


Hartanto, S.Pd.M.Pd selaku Kepala SMP Negeri 1 Ngadirojo menyampikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti lomba tersebut. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh bapak ibu guru dengan semangat membina dan membimbing peserta didik di SMP Negeri 1 Ngadirojo dalam kegiatan ini. “Karya - karya dari peserta didk juga sudah saya lihat di website sekolah dan tentunya memberikan motivasi kepada kita ditengah melaksanakan pembelajaran di masa pendemi ini,” imbuh Hartanto, S.Pd.,M.Pd.

Kegiatan ini juga salah satu penyemangat kita sebagai generasi muda penerus perjuangan untuk mengisi kemerdekaan RI ke-75 pada tahun ini, dengan kegiatan yang kreatif dan inovatif untuk mewujudkan tema HUT RI ke-75 SMP Negeri 1 Ngadirojo yaitu Wujudkan ESPENSA Jaya, Merdeka Belajar, Pendidikan Hebat  Untuk Indonesia Maju, serta tentunya akan membawa SMP Negeri 1 Ngadirojo untuk mencapai visi dan misi sekolah yaitu mewujudkan warga sekolah yang disiplin dalam bersikap, luhur dalam berperilaku, unggul dalam berprestasi dan berwawasan lingkungan.

Selanjutnya pengumuman hasil lomba di sampikan oleh koordinator Tim juri Pudi Sri Maryatmo, S.Pd, dari hasil penilaian tim juri yang terdiri dari Deni Setyowati, S.Pd, Jannah Indah Susilawati, S.Pd, Ronas Anjarwati, S.Pd dan Sri Martuti, S.Pd, bahwa seluruh hasil karya kreativitas peserta didik yang dikirim baik vidio puisi dan poster semua baik, tim juri harus memilih 3 terbaik dari yang baik berdasarkan kriteria yang sudah menjadi ketentuan lomba. Beliau lalu membacakan hasil lomba dari kreativitas 23 vidio puisi dan 88 poster yang menjadi terbaik 1,2,dan 3. Seluruh karya kreativitas peserta didik ESPENSA juga bisa dilihat di website www.smpn1ngadirojowonogiri.sch.id (PSM)




Selasa, 22 September 2020

PERTEMUAN VIRTUAL MGBK SUB RAYON 01 KABUPATEN WONOGIRI DI TENGAH PANDEMI COVID – 19 SECARA DARING, LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DIMASA PANDEMI

  

Pengurus MGBK  Sub Rayon 01  Kabupaten Wonogiri menyelanggarakan rapat pleno seluruh Guru BK Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri pada hari Selasa, 22 September 2020 dimulai pada pukul 09.00WIB. sampai dengan pukul 12.00 WIB secara Daring. Pelaksanaan dilakukan secara virtual karena tidak memungkinkan untuk mendatangkan seluruh guru BK di Kabupaten Wonogiri dalam kondisi Pandemi Covid-19 saat ini. Dalam pertemual virtual ini dihadiri Bapak Drs. Triyono, M.Pd., selaku koordinator MGBK  Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri, Bapak Sumarno, S.Pd, M.E.  Bapak Sumarno selaku   Ketua MGBK Rayon Kabupaten Wonogiri, dan Bapak Drs. Hardiyo Ketua Sub Rayon 01  sekaligus sebagai pemateri

Sejumlah 42 titik Vicon Guru BK ikut hadir pada kegiatan daring ini dimana masing – masing sekolah ada yang mewakilkan 1 orang  guru BK dana ada juga yang 2 orang guru BK . Sehingga yang mengikuti kegiatan vicon  MGBK Sub Rayon 01 ini diperkirakan 60 orang  guru BK. Meskipun demikian kegiatan sudah terwakili secara lengkap dari masing-masing sekolah se-Sub Rayon 01 Wonogiri. Hasil pertemuan dapat disampaikan / diinformasikan ke seluruh bapak/ibu Guru BK disekolah masing-masing.

Setelah Kegiatan ini dibuka oleh moderator dilanjutkan sambutan Koordinator BK Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri yaitu Bapak Drs. TRIYONO ,M.Pd. Dalam sambutannya Beliau penyampaian bahwa meski dalam masa covid-19 semangat guru BK tidak boleh menurun justru harus meningkat dengan tetap menjalankan tugas sesuai tupoksinya, Guru BK juga tidak boleh terlena dalam keadaan pandemi covid ini, tetap harus mampu meningkatkan kompetensi dan pengembangan diri serta selalu aktif dalam kegiatan MGBK khususnya di Sub Rayon ini.

Acara ketiga penyampaian materi oleh Ketua MGBK Rayon Wonogiri Bapak Sumarno, S.Pd, M.E.Sy. Materi yang disampaikan oleh Ketua MGBK Rayon Kabupaten Wonogiri juga tidak lepas dari Pembelajaran JarakJauh yang sedang dilaksanakan disekolah di saat pandemic  Civid-19 ini. Ditegaskan oleh beliau bahwa tugas guru BK harus selalu mengikuti perkembangan yang terjadi saatini ,sebagai guru BK juga bisa memanfaatkan informasi melalui  Portal Pembelajaran MS365 yang disediakan oleh Dinas Pendidikan Kabupataen Wonogiri sebagai refferensi seluruh materi pembelajaran pada saat pandemi Covid-19 ini. Kegiatan MGBK yang berlangsung saat ini adalah sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi dan professionalisme guru BK di Sub Rayon 01  dan umumnya di seluruh kabupaten Wonogiri. Dinas Pendidikan Kabupaten Wonogiri melaluikasi  PTK mengharapkan kegiatan rutin MGMP/MGBK baik di tingkat Rayon maupun Sub Rayon dilaporkan kepada Kasi PTK Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Wonogiri melalui group yang sudah dibentuk. Diakhir sesi penyampaian materi ketua MGBK menegaskan agar seluruh Guru BK aktif dalam mengikuti kegiatan ke- MGBK -an  yang diselenggarakan oleh tingkat Rayon Kabupaten Wonogiri maupun di Sub Rayon masing-masing.Penyampaian materi inti disampaikan oleh Bapak Drs. Hardiyo, beliau memamparkan tentang Layanan Bimbingan dan Konseling di masa pandemic Covid -19, Perangkat administrasi yang diperlukan dalam pembelajaran jarak jauh seperti RPL dan Materi pembelajaran yang dikupas secara tuntas dalam kegiatan ini. Tidak ketinggalan action plan yang merupakan rencana kegiatan layanan dimana dalam mata pelajaran disebut silabus jugadibahas secaradetil.


Sesuai dengan tema pertemuan rutin MGBK Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri kali ini menghasilkan kesepakatan seluruh Guru BK Se- Sub Rayon kabupaten Wonogiri menggunakan action Plan sebagai silabus dan Rencana Pelaksanaan Layanan(RPL)  BK1 Lembar sebagai kelengkapan program BK yang dijadikan sebagai pedoman dalam memberikan layanan kepada peserta didik. Meskipun di masa pandemic dengan model pembelajaran jarak jauh, empat komponen layanan BK berupa Layanan Dasar, Layanan Responsif, Layanan Peminatan dan Perencanaan individual serta layanan pendukung Sistem harus tetap berjalan dengan baik. Pemateri mengakhiri sesi ini dengan harapan guru BK Sub Rayon 01 tidakkalah dengan guru mapel lain dalam tugas tugas pokok sebagai guru.

Pada akhir pertemuan sebelum ditutup Ketua MGBK mengingatkan kembali dan menegaskan kepada seluruh guru BK se Kabupaten Wonogiri untuk selalu aktif mengikuti kegiatan ke- MGBK -an baik di tingkat Sub Rayon maupunting kat Rayon disetiap hari selasa yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendidikan sebagai hari MGBK. Disamping itu pertemuan MGBK merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme sebagai Guru Bimbingan dan Konseling dapat benar benar terwujud.

Pengurus MGBK akhirnya menetapkan dan memplenokan dalam pertemuan tersebut untuk menggunakan RPL 1 lembar dalam pelaksanaan Layanan kepada peserta didik mengikuti surat edaran mentri Pendidikan dan kebudayaan No. 14 tahun 2019.

Pertemuan diakhiri dengan ditutup oleh moderator dengan harapan pertemuan seru padapat dilaksanakan dihari yang lain, demikian reportase pertemuan rutin MGBK Sub Rayon 01 Kabupaten Wonogiri telah berjalan lancar walaupun masih terdapat kekurangan dan hambatan dalam Vicon BK sub Rayon 01 Kabuapten Wonogiri (HR)


Sabtu, 19 September 2020

MGMP PJOK SUBRAYON 01 WONOGIRI MENGADAKAN WEBINAR DENGAN TEMA "STRATEGI PJJ UNTUK MAPEL PJOK"


Wonogiri - MGMP  PJOK  Subrayon 01   Kabupaten   Wonogiri  pada   Sabtu, 19 September 2020    mengadakan kegiatan   dengan  nuansa  berbeda.  Pertemuan  reguler yang  biasanya  secara  tatap muka itu digelar secara virtual    melalui    kegiatan   webinar,  karena adanya pandemi  covid-19.     Narasumber  dalam   kegiatan    ini adalah   kepala  bidang PTK SMP, pengawas  SMP Dinas Pendidikan, Kebudayaan Wonogiri DAN ketua MGMP Kabupaten   Wonogiri.   Dengan  peserta   seluruh guru mapel PJOK di subrayon 01 Wonogiri. Peserta kegiatan yang masuk dalam meeting room sejumlah 37 peserta, tetapi pada riil kehadiran bisa melebihi dari jumlah itu karena ada beberapa personil yang bergabung menjadi satu di satu titik lokasi. 

Kegiatan  diawali  dengan  pembukaan  oleh  Drs. Bambang Priyambodo, selaku moderator  kegiatan. Beliau menyampaikan  tujuan  kegiatan  adalah  agar  bapak  ibu  guru  peserta  vicon  dapat memahami lebih dalam tentang  Pembelajaran  Jarak  jauh  (PJJ). Selanjutnya  beliau   berpesan  agar  peserta  mengikuti  acara sampai selesai dan bisa mengimplementasikan apa yang di dapat dalam paparan materi dari narasumber. 
Kepala  Bidang  PTK  SMP  Dinas  Pendidikan  dan  Kebudayaan  Kabupaten  Wonogiri, Retno Puspito Rini, S.H., M. Hum, selaku narasumber, beliau menyampaikan  apresiasi  setinggi-tingginya  kepada  MGMP   mapel PJOK subrayon 01 Wonogiri yang telah melaksanakan pertemuan reguler  secara  vicon.  “Ada lima peran guru PJOK dalam  pembelajaran jarak  jauh  di masa  pandemic covid-19 ini,  yaitu antara lain:
  memastikan  siswa  dalam keadaan sehat  secara   fisik  dan  tetap beraktivitas fisik selama di rumah, memastikan siswa tidak mengalami trauma  psikis  akibat  kejenuhan atau ketakutan , mendorong siswa membiasakan hidup bersih, memberikan edukasi  tentang penyakit menular covid-19, dan mendorong siswa untuk tetap berolahraga sesuai bakatnya,” katanya. 
Di samping tentang PJJ,  beliau  juga  menyampaikan  beberapa  kriteria  bagaimana  menjadi  guru  PJOK yang ideal. Guru PJOK  harus   memiliki   tingkat   kebugaran    jasmani   yang   baik,   disiplin   dalam   melaksanakan tupoksinya , cekatan   dalam   menyelesaikan   tanggung   jawabnya, berkepribadian   yang  baik,  memiliki jiwa kepemimpinan,  dan bermoral  yang baik. Misi  seorang guru  tidak  hanya  sebatas  menyampaikan ilmu, guru adalah arsitek  peradaban  setiap  kalimat  yang  keluar dan tindakan yang dilakukan akan menuntun ke surga atau sebaliknya.Di  akhir  paparan beliau  menyampaikan  sebuah  kutipan, “Sebaik apapun  kurikulumnya jika guru tidak  memiliki integritas  dan  profesionalitas,  maka  akan  sama  saja hasilnya. Kurikulum bisa berganti-ganti model pembelajaran boleh berubah tapi satu hal yang pasti peran guru tak kan terganti”.

Drs. Marno, M.Pd., selaku nara sumber ke dua dalam  forum ini beliau menyampaikan beberapa hal kaitannya dengan perubahan paradigma proses kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Disadari  atau  tidak  bahwa   proses  KBM PJOK   saat  ini  masih terpaku pada paradigma lama.Ketidaktahuan paradigma baru ini  disebabkan  karena lemahnya literasi guru penjasorkes  di  Indonesia  padahal literasi kini telah   menjadi program prioritas yang  digaungkan  oleh   pemerintah melalui   Permendikbud 23 tahun 2015, tentu  ini  bukan  aturan  untuk siswa semata,  namun  guru-guru juga  harus  menjadi  teladan  bagi  siswanya dalam menggerakk an program literasi di sekolah, guru dituntut untuk terus belajar sepanjang hayat, memiliki wawasan  dan  konsep  luas  mengenai bidang  keilmuannya. Jika  keilmuannya  tertinggal  maka jangan harap menjadi guru professional,  mengembangkan  profesionalisme   tidak bisa  lepas  dari  aktivitas  mencari  ilmu. Jalan     satu-satunya   untuk  mencari   ilmu adalah   dengan   membaca,   membaca   membuka   pikiran    dan menajamkan keterampilan analisis terhadap suatu objek.  “Objek kita adalah manusia, manusia  yang  terlahir dengan  segala  keunikan  di dalamnya, jika  tidak mampu  memahami  keunikan  ini  maka  penjasorkes  akan berdiri menjadi mata pelajaran pemanis, bukan mata pelajaran yang pokok dan integral,” paparnya.
Mengakhiri paparan beliau berpesan kepada  guru   PJOK   untuk   senantiasa  meningkatkan   kompetensinya. Mulai    dari   kompetensi  kompetensi  pedagogik,    kompetensi    kepribadian,  kompetensi  profesional   dan kompetensi sosial.  Keempat  kompetensi   tersebut   harus   dimiliki seorang guru PJOK dalam rangka menjadi guru PJOK yang profesional. 

Bapak Sapto Priyono, S.Pd. Selaku  pemateri  terakhir,  dalam  kesempatan  ini  beliau  menyampaikan  bahwa BDR  adalah  belajar  dari rumah  bukan  belajar di rumah. Seperti halnya  pembelajaran  yang selama ini telah kita laksanakan, BDR juga  mancakup  pra pembalajaran, saat pembelajaran, dan usai pembelajaran. Bedanya adalah bahwa dalam  BDR ini tetep menggunakan prosedur keselamatan pencegahan Covid-19
Di akhir paparannya, narasumber mengajak mari kita belajar, utamanya  dengan platform-platform yang akan kita    gunakan   dalam  BDR. Bisa  Google Classroom, Google Meet, Microsoft Teams, dan  lain-lain